Jumat, Juli 30, 2010

Mati Kutu 1000 Eksemplar

PERSOALAN lainnya yang menghadang adalah kebelumsiapan kami untuk terjun ke dunia bisnis yang ternyata sering berlaku amat keras. Kita memang selama ini mempercayakan pemasaran buku pada distributor, karena tidak mampu melakukan direct selling ke toko-toko buku, dan lemah dalam hal jaringan.

Akibatnya tidak jarang kita sering menjadi korban dari toko buku atau agen atau distributor –kalau mau menuduh ketidakbecusan orang lain. Tetapi dengan merefleksikan diri dalam berbagai evaluasi, terungkap kesadaran bahwa kesalahan kami adalah karena tidak menyuguhkan buku yang bisa diapresiasi luas oleh pasar dan menghasilkan keuntungan berlipat-lipat. Hasilnya memang dari puluhan judul yang kita terbitkan, kita hanya mati kutu di angka 1000-an eksemplar.

Di sisi lain kami sering tidak berkutik jika harus berhadapan dengan "kemalasan" para distributor untuk memasarkan buku terbitan kami, demi menjaga keberlangsungan usahanya. Jika sebuah distributor sedang tidak menyukai sebuah tema yang kami terbitkan, bisa jadi buku-buku tersebut tidak akan pernah diedarkannya (atau diedarkan hanya sedikit) dan hanya ditumpuk di gudang dengan alasan macam-macam. Jika kami menagih, si distributor akan menunjukkan sebagian buku yang ada di gudang tersebut, dan mereka menawarkan kepada kami untuk membawanya pulang. Dan jika kami masih mendesakkan tagihan, maka buku-buku itu akan diretur dan kami tidak mendapatkan apa-apa. Kami hanya bisa menunjukkan bukti tertulis distributor kepada penulis, karena ia tidak mendapatkan royalti sepantasnya.

Itu yang menjadi masalah yang sering diperbincangkan dalam berbagai diskusi di Averroes Press. Dari diskusi itu terungkap bahwa puluhan juta dana produksi kita tidak menghasilkan profit yang memadai untuk mendukung kontinyuitas penerbitan, karena dari pembagian yang kami lakukan hanya selesai sampai penulis.

Averroes Press sampai kini masih kesulitan untuk melakukan pengembangan dan pematangan organisasi karena kurangnya modal. Tentu kami tidak bisa seenaknya meminta dukungan modal kepada pihak Yayasan Averroes karena kami juga mengetahui seluk beluk keuangan yayasan yang kembang kempis (bahkan sering tak pernah kembang, hanya kempis melulu).

Untuk memiliki komputer dan printer saja, Averroes Press baru bisa membelinya di tahun ketiga berjalan. Itu saja harus mengumpulkan seperak demi seperak. Dan beberapa fasilitas lainnya yang sampai kini harus kami sewa, dari kantor, print out cetak, sampai mesin percetakan.

Karena profit yang amat rendah, dan tidak jarang harus merugi dalam setiap biaya produksi serta adanya dana yang ditelikung oleh agen/distributor itulah yang membuat Averroes Press kerap goncang. Hal itu sering tidak banyak dipahami oleh pembaca dan pengamat dunia perbukuan terutama di Malang. Padahal apabila saja proses penerbitan berjalan lancar maka itu sebenarnya bisa digunakan untuk membayar honor penulis dengan tinggi (di atas 10%), royalty, gaji dan mampu menghasilkan judul baru lagi. Dan siapa yang peduli dengan soal ini?

Kami harus jujur mengakui sudah sulit untuk berproduksi kembali jika tidak melakukan terobosan yang radikal, dan dengan semangat baja untuk menantang danmenghadapi segala rintangan. Meski berjuta persoalan demikian membelit dan membuat kami menjadi amat sulit hidup, kami harus tetap melempar optimisme untuk terus berkreasi.

Untuk tahun kelima ini kami tanamkan kuat-kuat di benar para staf Averroes Press agar menyadari bahwa dirinya adalah kreator, bukan berangkat dari jiwa kepengusahaan. Kita harus terus menggerakkan perbukuan apapun rintangannya. Sebab menyangkut masalah di tahun kelima ini yang muncul adalah kompetisi di wilayah Kota Malang sendiri yang sangat ketat, serta proses pencarian naskah berbobot yang cukup sulit dan rumit. Beberapa penerbit tangguh sudah menjejakkan kakinya di kota ini. Dan akan disusul yang lain. Tak ada kata lain (atau hanya ada tiga kata): kami harus bangkit!

Komentar
Tambah Baru Cari
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Web/Blog:
Judul:
 
Masukkan kode anti SPAM yang Anda lihat di gambar.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Bookmark Artikel

Multi Bahasa

English Arabic French German Italian Portuguese Russian Spanish

Kontribusi Anda

Kami menerima artikel, berita, tips dan segala yang berkaitan dengan dunia buku, penerbitan, film, pendidikan, pengetahuan dan sejenisnya. Silakan melakukan registrasi dan kirim artikel Anda melalui form yang telah disediakan. Jangan lupa sebutkan sumber lengkap artikel yang berkaitan bila Anda mengambilnya dari sumber lain.

Ayo majukan dunia pendidikan dan buku di Indonesia. Terimakasih atas perhatian Anda.

Kami memiliki 2 Tamu online

Login Form